Kisah Gadis 12 Tahun Penderita Kanker Rektum Stadium 4 Akibat Jadi Korban Pencabulan

Omjebs > Bacaan > Kisah Gadis 12 Tahun Penderita Kanker Rektum Stadium 4 Akibat Jadi Korban Pencabulan

Kisah Gadis 12 Tahun Penderita Kanker Rektum Stadium 4 Akibat Jadi Korban Pencabulan

Ini kisah malang seorang anak perempuan berusia 12 tahun berinisial TR asal Air Pacah, Padang, Sumatera Barat. Untuk remaja seumurannya, mestinya ia sedang sibuk menimba ilmu di sekolah, atau mengasah kemampuan non-akademik untuk bersaing di perlombaan bergengsi. Namun, TR justru harus meringkuk di rumah sakit akibat penyakit yang ia derita. Sejak pertengahan tahun ini, ia dirawat karena didiagnosis kanker rektum stadium 4.

Kanker yang dialami TR tidak datang secara tiba-tiba. Pertengahan tahun lalu, ia menjadi korban pencabulan yang dilakukan pedofil kejam hingga memicu pendarahan pada anusnya. Dari hasil pemeriksaan dokter, TR dinyatakan menderita kanker rektum stadium akhir. Kondisinya kini sungguh memilukan. Yang lebih menyakitkan, sampai sekarang pelaku masih belum tertangkap dan melenggang bebas entah di mana…

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa remaja seperti TR harus menjadi korban pemerkosaan di usianya yang masih belia

Akun Twitter Alya (@alynp_) mengunggah cerita miris yang menimpa gadis 12 tahun ini. Pertengahan 2018 lalu, TR menjadi korban pemerkosaan pedofil. Cerita itu ia simpan sendiri karena pelaku selalu mengancamnya. TR tidak berani melapor ke siapa pun, sampai suatu hari di bulan ketiga tahun 2019, TR mengalami pendarahan. Orangtua TR mengira anaknya mengalami datang bulan. Namun, kenyataan berkata sebaliknya…

Setelah melalui berbagai pemeriksaan, baru diketahui kalau TR mengidap kanker rektum stadium akhir. Dokter mengatakan kanker yang diidapnya merupakan buah dari peristiwa yang dialaminya setahun silam

Kondisi TR saat ini via twitter.com

Saat pendarahan terjadi, orangtua TR membawa anaknya berobat ke bidan kenalan. Lalu setelahnya, TR dirujuk ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, barulah diketahui kalau ia menderita kanker rektum stadium 4. Anusnya luka dan membusuk hingga mengeluarkan darah. Sperma pelaku diketahui menyumbat bagian anusnya. Rangkaian pengobatan seperti kemoterapi dan lainnya sudah dilakukan. Dokter juga telah sampai membuat lubang pembuangan baru di perut TR. Gadis malang itu bahkan sempat koma dan tidak sadarkan diri.

Pengobatan yang harus dilalui TR bukanlah pengobatan yang selesai dalam waktu satu-dua hari saja, melainkan jangka panjang. Biaya yang dibutuhkan tentu sangat besar. Padahal orangtua TR hanyalah seorang buruh

Butuh biaya besar via twitter.com

Masih banyak tindakan medis yang mesti dilakukan dokter agar TR bisa sembuh. Sedangkan untuk bisa menjalani rangkaian pengobatan, dibutuhkan biaya yang tentunya tidak sedikit. Orangtua Tiara yang hanya berprofesi sebagai buruh mulai kewalahan membiayai pengobatan anaknya. Pendapatan mereka yang kecil dan tidak menentu menjadi alasannya.

TR mungkin hanya satu di antara sekian banyak remaja yang menjadi korban kekerasan seksual. Tidak sedikit di antara mereka yang sampai meregang nyawa setelah jadi pelampiasan nafsu bejat pelaku

Di luar sana banyak penyintas lain yang juga menunggu keadilan via metro.tempo.co

Tidak baru sekali-dua kali kita mendengar kisah memilukan korban kekerasan seksual. Apa yang dialami TR, mungkin hanyalah puncak dari sebuah gunung es. Masih banyak sekali korban pelecehan yang tak kunjung mendapat keadilan. Bahkan tidak sedikit yang sampai harus kehilangan nyawa setelah jadi pelampiasan oknum bejat tak bertanggung jawab.

Hingga saat ini, pelaku yang memerkosa TR belum kunjung ditemukan. Menurut keterangan yang telah kami himpun dari Alya, pihak keluarga dan komunitas yang mendampingi TR sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Namun, polisi belum juga menemukan jejak pelaku yang diduga kabur setelah mengetahui TR mengalami pendarahan karena perilaku kejamnya.

Kini, keluarga TR hanya bisa mengharapkan uluran tangan para dermawan, supaya anak tersayangnya dapat sembuh dan tersenyum lagi seperti sediakala. Kamu bisa turut berpartisipasi membantu TR melawan kankernya dengan berdonasi di Kitabisa.com. Sedikit bagi kita, bisa sangat berarti untuk orang lain. Yuk, sisihkan sebagian rezeki kalian demi kesembuhan adik TR!

DONASI SEKARANG