Pernah Janjikan Mau Nikah, Cowok ini Minta Putus Pakai Dalih Keperawanan. Nggak Gini Caranya, Bos!

Omjebs > Bacaan > Pernah Janjikan Mau Nikah, Cowok ini Minta Putus Pakai Dalih Keperawanan. Nggak Gini Caranya, Bos!

Pernah Janjikan Mau Nikah, Cowok ini Minta Putus Pakai Dalih Keperawanan. Nggak Gini Caranya, Bos!

Janji menikahi adalah lambang komitmen cowok. Cewek mana pun akan senang mendengar cowoknya berjanji untuk meminang. Janji sudah dipegang, tinggal menunggu kesiapan dan realisasinya. Setidaknya cewek jadi tahu waktu menikah nggak lama lagi akan tiba.

Cewek akan terpuruk jika tiba-tiba cowok mengingkari janjinya. Yang sirna bukan hanya harapan, melainkan juga waktu yang terbuang lama untuk menunggu. Kalau tahu nggak jadi, mending sama orang lain yang lebih siap. Jangan main-main dengan janji seperti kisah cowok berengsek yang viral ini. Janji mau nikah, eh, malah ingkar dengan alasan keperawanan segala macem. Hmm!

Seorang warganet curhat di akun base soal cowoknya yang minta putus. Padahal sebelumnya dia menjanjikan untuk menikah

Akun base kembali wadah warganet menumpahkan keluh kesah. Kali ini ada kisah sedih dari sender yang baru saja diputusin pacarnya. Lewat chat, cowok minta putus ke ceweknya dengan alasan sudah nggak sejalan. Menanggapi permintaan itu si cewek mempertanyakan janjinya untuk menikahi.

Sang cowok pun minta maaf karena nggak bisa memenuhi janji tersebut. Yang bikin miris, si cowok pakai dalih malu bawa cewek yang udah nggak perawan untuk dikenalkan pada orang tuanya. Padahal si cowoklah yang udah mengambil keperawanan ceweknya. Bukannya ngaku salah, malah ngatain ceweknya gampangan. Definisi cowok berengsek itu, ya, gini.

Cowok dengan aturan main salah kayak begini merugikan kaumnya. Nggak gentle sama sekali!

Cowok berengsek. via www.unsplash.com

Banyak keanehan dalam satu potongan chat tersebut. Semua berasal dari balasan si cowok. Pertama, sudah berjanji menikahi, namun mengingkari. Kedua, pakai alasan yang berengsek padahal dia yang mengambil keperawanan ceweknya. Ketiga, bukannya minta maaf telah melakukannya di masa lalu, malah ngatain cewek gampangan. Semuanya nggak masuk akal!

Menjadikan ketidakperawanan cewek sebagai dalih mengingkari janji menikahi itu nggak gentle sama sekali. Kalau beneran cinta, kenapa mesti repot? Kalau dari awal mau cewek baik-baik, kenapa kelakuan sendiri nggak dijaga? Nggak gini aturan mainnya, Bos!

Akan ada orang yang akan menerimamu apa adanya. Cinta nggak sesempit perawan atau nggak perawan

Akan ada yang menerimamu apa adanya. via www.unsplash.com

Keperawanan memang dipandang sebagai simbol kesucian cewek. Terlebih di masyarakat Indonesia dengan budayanya. Namun cinta dan pernikahan nggak berkutat pada masalah perawan atau nggak perawan. Banyak aspek yang lain yang lebih dipertimbangkan. Salah satunya ialah kecocokan. Kalau udah cocok dan butuh satu sama lain, niscaya dia siap menerimamu apa adanya.

Setiap orang pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Seburuk apa pun kisahmu di masa lalu, kamu masih tetap berhak mendapat yang terbaik. Yang lalu biarlah jadi pelajaran. Perbaiki diri dan sikap. Cowok nggak bertanggungjawab seperti dalam cerita di atas nggak udah ditangisi dalam-dalam. Enyah saja kau, Fergoso!