Bagaimana Hobby Memfoto Bisa Menghasilkan Uang?

Omjebs > Bacaan > Bagaimana Hobby Memfoto Bisa Menghasilkan Uang?

Bagaimana Hobby Memfoto Bisa Menghasilkan Uang?

Kalau kamu baru dalam dunia fotografi, mungkin kamu tak berpikir untuk mencari uang dari karyamu. Jiwamu masih haus untuk belajar. Namun, tentu saja fotografi bukan hanya hobi yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu, disiplin seperti fotografi dapat dijadikan profesi. Eits, pastinya kamu perlu pastikan punya peralatan dan skill yang sesuai ya. Selanjutnya, simak pemaparan berikut ya 😉Inilah 9 cara untuk menghasilkan uang sebagai fotografer:

1. Lakukan pemotretan untuk klien
Idealnya, kamu punya studio (atau punya budget untuk menyewa studio) untuk bisa menawarkan jasa pemotretan. Namun, tentu saja ada juga klien yang lebih suka memotret di outdoor. Jadi, tenang saja, banyak peluang yang bisa kamu dapatkan, karena orang selalu butuh fotografer profesional untuk momen spesial mereka dengan atau tanpa studio.Kamu butuh portfolio yang kuat, punya website, memberi tahu teman dan saudara, share karyamu di media sosial dan lakukan apa pun yang kamu bisa untuk mempromosikan jasamu.Inilah beberapa tipe jenis pemotretan yang bisa kamu lakukan:

  • Pemotretan ibu hamil
  • Pemotretan bayi baru lahir
  • Pemotretan hewan peliharaan
  • Pemotretan keluarga
  • Headshots
  • Pemotretan iklan untuk real estate

Untuk masalah harga, kamu perlu riset tarif beberapa fotografer lokal sehingga harga kamu tetap bisa bersaing.

2. Jual fotomu ke situs stock photography
Kalau kamu punya foto yang berkualitas tinggi, kamu bisa jual ke situs stock photography. Voilà, kamu menghasilkan uang secara pasif. Jadilah kontributor ShutterStock atau 123rf. Bisa juga kamu upload ke Flickr dan dapatkan lisensi dari Getty Images.Cara menjual stok foto kamu:

  • Sign up atau mendaftar sebagai kontributor. Kamu akan diminta untuk mengisi beberapa informasi dasar, termasuk indentitas pribadimuBaca dan pelajari pedoman pengiriman foto
  • Upload fotomu, tambahkan metadata, deskripsi foto dan kata kunci yang relevan
  • Submit stok foto kamu untuk ditinjau lebih lanjut.

3. Ikuti kontes foto
Kamu tidak percaya dengan kemampuan fotografimu untuk ikut kontes? Coba pikirkan lagi. Lagipula yang ikut kontes kan bukan hanya yang sudah ahli? Konsestan yang kamu hadapi itu dari berbagai level pengalaman dan keahlian, jadi jangan takut untuk mencoba keberuntunganmu 😉Bagaimana kalau kamu kalah? Kalaupun kamu tidak memenangkan hadiahnya, ikut kontes bisa menaikkan rasa percaya dirimu dan menambah pengalamanmu untuk mencari eksposur baru.

4. Mulailah blog fotografi atau Youtube channel
Blogger menghasilkan uang melalui iklan atau konten sponsor. Jika kamu adalah seorang penulis yang mahir, ini akan menjadi cara alternatif untuk memulai blog fotografi. Kamu bisa membuat tutorial, berbagi tips dan trik atau menulis ulasan tentang peralatan kamera dan software untuk fotografi.Demikian juga, kamu bisa memulai untuk membuka Youtube channel untuk menghasilkan uang. Kontennya mirip dengan blog, hanya berbeda format. Tentu saja kamu harus menaikkan followers-mu sebelum blog atau Youtube channel menghasilkan uang.

5. Jual cetakan fotomu
Sebuah foto yang indah adalah karya seni—dan orang akan membayar untuk karya seni. Jika kamu ingin menjual hasil fotomu, berikut yang perlu kamu lakukan:

  • Jual fotomu ke website atau upload ke website seperti ImageKind.
  • Bawa salinan foto yang sudah di bingkai untuk dijual di pameran seni dan kerajinan.
  • Bawalah fotomu untuk dipanjang di kedai kopi, restoran atau gerai lainnya.
  • Tawari klienmu untuk mencetak foto darimu
  • Jual foto di galeri seni

Sebelum kamu menjual cetakan foto, pastikan kamu mencari tempat percetakan yang memiliki jasa pelayanan cetak terbaik sehingga bisa memastikan kualitas foto pada akhirnya. Biasanya orang tidak akan membeli foto yang ada elemen orang di dalamnya, jadi jual foto yang lain.

6. Jadilah freelance photographer di media
Hubungi media lokal jika kamu menemukan lowongan freelance photographer. Tentu saja ini akan menjadi pekerjaan yang tidak stabil, tapi cara yang bagus untuk mendapatkan sejumlah uang. Jika kamu telah membangun hubungan dengan publikasi lokal, kamu bisa mendapatkan arus pekerjaan yang lebih stabil untuk memotret feature dan berita. Pastikan kamu buat portfolio yang bagus untuk meningkatkan kesempatanmu untuk bekerja.

7. Jadilah asisten fotografer
Kebanyakan fotografer membutuhkan asisten (seperti pada pesta pernikahan atau acara tertentu). Jika kamu tidak terlalu percaya diri untuk mengambil klien sendiri, bekerja sebagai asisten bisa menambah pengalamanmu serta mendapat uang tambahan.

8. Tawarkan jasa memotret pernikahan
Kamu tidak perlu membangun bisnis fotografi pernikahan untuk memotret pernikahan. Kamu bisa menghubungi teman dan saudaramu untuk menawarkan jasamu. Yap, memotret pernikahan itu menguntungkan, meski persaingannya cukup ketat.Penting untuk mengetahui apakah klienmu puas dengan hasil kerjamu dan mempromosikannya ke kenalannya yang lain. Barulah diputuskan apakah kamu mau full time atau tidak.

9. Mulailah bisnis fotografi niche
Jika kamu punya website fotografi yang menawarkan berbagai layanan fotografi, ini adalah cara yang baik untuk menghasilkan uang. Namun, jika kamu ingin serious terhadap karir dan menambah lebih banyak uang dalam rekeningmu, pastikan kamu mencari niche. Dengan menekuni fotografi Niche, kamu ‘memaksa’ klien untuk memakai jasamu sesuai genre fotografi yang kamu tawarkan. Misalnya, kamu suka travel, lakukanlah travel photography. Kalau kamu menyukai peliharaan, lakukanlah pet photography. Kenapa? Karena ketika klienmu ingin menyewa fotografer untuk acara pernikahannya, maukah ia untuk menyewa fotografer yang bisa memotret real estate? Atau, ia langsung menyewa fotografer yang sudah biasa memotret pernikahan?Intinya, orang yang ingin menjadi fotografer tak hanya memiliki keahlian khusus, tapi juga memiliki pengalaman terbaik dalam pekerjaan itu. Jadi kalau kamu ingin mulai bisnis fotografi, tetap berpegang pada niche, dan jadilah terbaik pada genre itu.