Mengalami Gejala Kehamilan tapi Hasil Test Pack Negatif, Kenapa?

Omjebs > kesehatan > Mengalami Gejala Kehamilan tapi Hasil Test Pack Negatif, Kenapa?
white and blue clearblue pregnancy test

Mengalami Gejala Kehamilan tapi Hasil Test Pack Negatif, Kenapa?

Bagi pasangan yang sedang menanti datangnya momongan, terlambat menstruasi bisa menjadi pertanda bahagia.

Hal ini dikarenakan terlambat menstruasi adalah tanda-tanda bahwa seorang wanita hamil.

Namun, untuk memastikannya dilakukan pemeriksaan kehamilan seperti test pack atau tes kehamilan di rumah sakit

Sayangnya, setelah menjalani test pack dan tes kehamilan di rumah sakit, hasilnya adalah negatif alias tidak hamil.

Meski demikian, menstruasi juga tak kunjung datang dan bahkan berlangsung hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Loh, kenapa bisa, ya? Apakah hasil tes bisa salah.

Melansir dari Web MD, ada beberapa kemungkinan dari kondisi ini, di antaranya:

Stress

Terlambat menstruasi bukan berarti kamu hamil, bisa jadi karena kamu stress.

Jangan meremehkan stress karena ternyata stress dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Stress bisa menstimulasi indung telur untuk tidak memproduksi sel telur.

Artinya, jika tidak ada sel telur, maka tidak ada menstruasi.

Efek pengobatan

Mengonsumsi obat-obat tertentu juga bisa menjadi alasan kamu terlambat datang bulan.

Salah satu jenis obat yang menjadi penyebabnya adalah obat steroid

Melansir dari Kompas.com, steroid atau kortikosteroid merupakan obat anti inflamasi atau obat anti peradangan yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi.

Nah, penggunaan obat ini dalam dosis tinggi dapat mempengaruhi siklus menstruasi.

Selain itu, penggunaan obat herbal, minyak esensial, obat diabetes, serta penggunaan kontrasepsi hormonal juga dapat mempengaruhi siklus menstruasi sehingga membuatmu terlambat atau tidak datang bulan.

Perimenopause

Menopause memang lebih umum terjadi pada wanita dengan rata-rata umur 52 tahun.

Namun ada beberapa kasus di mana seorang wanita mengalami perubahan hormon perimenopause di awal usia 40 tahun.

Karena fluktuasi hormon ini, siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan kamu mengalami gejala-gejala seperti hamil seperti nyeri payudara.

READ  Manfaat Kopi Hitam Bagi Kesehatan, Bisa atasi Depresi dan Cegah Penyakit Kronis

PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome)

Terlambat datang bulan juga bisa berarti adanya kondisi PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome.

Melansir Kompas.com, PCOS adalah kondisi medis yang disebabkan ketidakseimbangan hormon reproduksi.

Adapun gejala PCOS adalah menstruasi yang tidak teratur, biasanya mengalami haid setiap dua minggu, setiap tiga bulan atau bahkan setahun sekali.

Selain itu pertumbuhan rambut berlebihan di area yang tidak semestinya, muncul kista pada ovarium, dan infertilitas juga menjadi penyebab PCOS.

Disfungsi Tiroid

Kelenjar tiroid yang terletak di leher berperan untuk mengatur kinerja metabolisme tubuh.

Nah, kelenjar tiroid yang bermasalah seperti tidak aktif atau terlalu aktif ternyata dapat memengaruhi produksi hormon.

Adanya gangguan pada hormon ini dapat menyebabkan penyakit seperti penyakit diabetes, sel telur gagal matang, sampai menurunkan produksi hormon yang menunjang organ reproduksi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x