Mengenal Ciri-Ciri Psikopat dan Perbedaan dengan Sosiopat

Omjebs > Bacaan > Mengenal Ciri-Ciri Psikopat dan Perbedaan dengan Sosiopat
unrecognizable black man in mask of anonymous in city

Mengenal Ciri-Ciri Psikopat dan Perbedaan dengan Sosiopat

Pasti and pernah membaca buku atau melihat film, yang menceritakan tentang pembunuh berdarah dingin, pelaku pemerkosaan atau penyiksaan terhadap orang yang tidak bersalah. Hal-hal tersebut biasanya berhubungan dengan perilaku seorang psikopat.

Menurut ilmu kedokteran, psikopat adalah sebuah gangguan kepribadian atau kelainan psikis yang mengerikan, yang bisa ditandai dengan sifatnya yang kasar, mudah tersinggung, manipulative, anti sosial dan tidak memiliki perasaan takut atau bersalah.

Sering disamakan, sebenarnya psikopat dan sosiopat adalah gangguan kepribadian yang berbeda, walaupun memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Agar seseorang yang menderita gangguan kepribadiaan ini lekas tertolong dan ditangani ahli, yuk kenali ciri-ciri psikopat dan perbedaannya dengan sosiopat, yang dilansir dari Liputan6.com:

Penyebab Psikopat

Menurut ahli psikologi, psikopat adalah gangguan kepribadian atau kelainan psikis antisosial, atau yang memiliki nama lain antisocial personality disorder (APD). Psikopat ini juga sering disebut dengan psycho.

Sebenarnya penyebab psikopat belum diketahui secara pasti. Tetapi psikopat bisa disebabkan karena adanya gangguan pada sistem kinerja otak, yang tidak bisa merespon rangsangan emosional dan tidak bisa membuat keputusan.

Selain gangguan otak, faktor keturunan juga bisa menjadi penyebab seseorang menjadi seorang psikopat. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan, bahwa penyebab psikopat adalah memiliki trauma atau masa lalu yang sangat buruk, seperti penderita psikopat pernah mengalami pelecehan seksual atau kekerasan di dalam rumah tangga.

Ciri-Ciri Psikopat

Seseorang yang mengidap gangguan psikis yang disebut psikopat, ciri-cirinya bisa dilihat saat masih anak-anak. Ciri-ciri psikopat ini akan semakin terlihat saat anak berada dimasa remaja atau usia 20an. Namun biasanya, kondisi psikopat bisa membaik saat usia 40an. Untuk itu, berikut ciri-ciri psikopat yang bisa disadari:

Pintar Berbicara

Ciri-ciri psikopat yang pertama adalah sangat pintar berbicara. Cara berbicaranya sangat cepat, berenergi dan meyakinkan orang lain, bahkan psikopat lebih suka menyela pembicaraan dan memberikan topik yang sangat menarik untuk dibicarakan.

READ  Tambah Seru! Jalan-Jalan Men X Traveloka Jelajahi Keindahan Sumba sampai Anambas

Mudah Bosan

Seorang psikopat akan susah menjalankan aktivitas yang monoton, karena ia sangat mudah bosan dan tidak menyukai rutinitas. Tak heran kalau psikopat sering tidak mengerjakan pekerjaan dengan tepat waktu, dan tidak bisa bertahan di pekerjaan rutin dalam jangka waktu lama.

Tidak Memiliki Rasa Bersalah

Ciri-ciri yang selanjutnya adalah tidak memiliki rasa bersalah. Psikopat akan meyakinkan orang lain untuk meminta maaf dan membuat korban menyesal akan perbuatannya, karena psikopat tidak peduli dengan perasaan korban, tidak berempati dan berhati dingin.

Suka Memanfaatkan Orang Lain

Psikopat bisa dibilang memiliki pola hidup yang parasit, karena suka memanfaatkan dan mengambil keuntungan dari orang lain. Ia akan memanipulatif dan memaksa orang lain, untuk memenuhi segala kebutuhan dan keinginannya.

Tidak Bertanggung Jawab

Ciri-ciri psikopat yang terakhir, yaitu memiliki sifat yang tidak bertanggung jawab, seperti membunuh, mencuri, berbohong, merampok, berzinah dan perilaku lainnya, yang dilakukan tanpa tujuan jelas dan menyiksa korban.

Perbedaan Psikopat dengan Sosiopat

Psikopat dan sosiopat adalah gangguan kejiwaan yang sering kali disamakan. Kedua gangguan psikis ini memiliki ciri-ciri yang hampir sama, tetapi memiliki perbedaan yang bisa dilihat dari perilaku.

Psikopat ini sebenarnya bisa terbentuk sejak penderitanya dilahirkan, sedangkan sosiopat muncul setelah anak berada dalam lingkungan yang membuatnya trauma akibat pelecehan seksual atau kekerasan. Psikopat juga bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan, tetapi sosiopat tidak dipengaruhi oleh faktor genetik.

Selain itu, psikopat memiliki sifat yang berhati-hati, penuh dengan strategi dan berpikir panjang sebelum melakukan tindakan. Sedangkan sosiopat akan melakukan tindakan penyiksaan terhadap korban, tanpa berpikir panjang. Karena emosi sosiopat susah dikontrol. Sosiopat dipenuhi rasa gelisah dan keinginan untuk hidup sendiri, sehingga ia akan sensitif dan mudah marah, lalu melakukan tindakan kekerasan untuk meluapkan emosi.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x