Salah Kirim Chat Berlanjut Cekcok, Seorang Siswa SMK Tewas Dianiaya. Salahnya Sebesar Apa sih?

Omjebs > Bacaan > Salah Kirim Chat Berlanjut Cekcok, Seorang Siswa SMK Tewas Dianiaya. Salahnya Sebesar Apa sih?

Salah Kirim Chat Berlanjut Cekcok, Seorang Siswa SMK Tewas Dianiaya. Salahnya Sebesar Apa sih?

Karena belum pandai mengendalikan emosi, sebagian anak muda gampang terlibat cekcok akibat tersinggung. Itulah yang dialami oleh sejumlah siswa SMK di Kecamatan Siak Hulu, Riau. Baru-baru ini, dua orang di antara mereka bertengkar akibat salah kirim chat atau pesan singkat. Situasi memanas dan terjadilah kekerasan fisik. Akibatnya satu nyawa pun melayang. Sungguh nahas!

Setelah melakukan penyelidikan, pihak kepolisian berhasil menangkap si pelaku. Kasus ini pun berusaha diusut hingga tuntas. Mari simak selengkapnya!

Saat itu korban yang berinisial RK sedang bermain di warnet. Tiba-tiba kedua temannya terlibat cekcok karena salah kirim chat, sehingga RK berusaha melerai

Suasana di warnet. via warnet.gamezone.co.id

Dilansir dari Kompas, korban berinisial RK sedang bermain di warnet bersama teman-temannya pada Rabu (1/1). Tiba-tiba, dua teman korban yang bernama Fikri dan Aldi cekcok karena salah kirim chat. Saat itu Aldi berada di warnet yang lain. Maka, RK berinisiatif mempertemukan kedua orang itu untuk menyelesaikan masalah. Aldi pun datang bersama teman-temannya, termasuk Deni yang merupakan pelaku.

“Korban meminta masalah temannya diselesaikan dengan berdamai. Namun, pelaku Deni tidak mau. Mendengar hal itu korban merasa tidak senang, maka terjadi perkelahian,” kata Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Diandha.

Korban dipukuli oleh pelaku hingga terluka, bahkan harus dirawat di rumah sakit. Namun nyawanya tak sanggup tertolong. Sungguh kasihan~

Ilustrasi pembunuhan via jurnalx.com

Keributan ini terjadi di Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu RK sempat meminta maaf agar keributan mereda. Namun, Deni justru memukul kepala korban dua kali dengan kayu. Bahkan setelah korban terjatuh, Deni memukul badan korban sebanyak tiga kali. Lalu dia langsung kabur dari lokasi.

Sementara itu, RK dibawa teman-temannya ke rumah sakit karena kondisinya kritis. Dia sempat bertahan selama dua hari, tetapi setelah itu meninggal dunia. Kemudian ayah tiri korban, Suparman (40) melaporkan kejadian tersebut pada polisi.

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Bukit Raya dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru pada Sabtu (4/1). Saat itu, pelaku sedang berada di dalam mobil truk yang sedang parkir di SPBU Pematang Reba, Riau. Dia pun diperiksa oleh kepolisian dan akan menerima hukuman yang setimpal.

Salah kirim chat memang bisa berakibat fatal. Contoh lainnya, ada seorang wanita yang salah mengirim foto “panas” ke grup WhatsApp berisi anak-anak

Kaget saat kirim chat. via talkroute.com

Dilansir dari The Sun, kesalahan ini dilakukan oleh Samantha (37 tahun) yang sedang berpesta di Benidorm, Spanyol. Dia hendak mengirim foto live sex show saat berpesta kepada teman-temannya. Namun, foto tersebut justru terkirim ke grup WhatsApp tim sepak bola yang berisi anak-anak berusia di bawah 7 tahun.

Kesalahan itu baru disadari Samantha berjam-jam kemudian saat suaminya memberitahu lewat chat. Samantha pun meminta maaf di grup WhatsApp dan menghapus fotonya, tetapi sudah ada yang melakukan screenshoot dan menyebar konten tersebut. Kasusnya pun viral dan Samantha harus menanggung malu~

Bahaya juga, ya, kalau kita salah kirim chat pada seseorang. Yuk, lebih berhati-hati agar nggak mengalami hal serupa.